BANDA ACEH - Seekor gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatrensis)ditemukan mati di tepi Sungai Ceungeh Gampong Panggong, Kecamatan Krueng Sabe, Kabupaten Aceh Jaya. Gajah jantan itu diduga sengaja dibunuh, untuk diambil gadingnya.
"Saat ditemukan gadingnya sudah tidak ada lagi," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Genman Suhefti Hasibuan saat dihubungi wartawan, Minggu (7/9/2014).
Bangkai gajah dewasa itu mulanya ditemukan warga pada Kamis 4 September lalu. Begitu mendapat laporan, lanjut Genman, pihaknya langsung turun ke lokasi temuan dan mengambil sampel untuk menyelidiki penyebab kematian.
"Sekarang sampelnya sudah kami kirim ke laboratorium forensik di Medan (Sumatera Utara), masih menunggu hasilnya," ujarnya.
Gajah itu diperkirakan sudah mati sejak sepekan lalu. Dari kondisi bangkainya, Genman menduga, kalau binatang dilindungi itu mati karena dibunuh, sebab saat ditemukan ditemukan luka di bagian kepala dan wajahnya, sementara sepasang gadingnya hilang.
Bangkai gajah tersebut hingga kini masih berada di pinggir sungai dan mulai mengeluarkan bau. Lokasi temuan berada di dalam hutan, sekira enam kilometer dari perkampungan warga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar